Don't miss

Senin, 12 Januari 2015

4 Cara Memilih Oleh-Oleh


By on 07.21

Setiap kali melakukan perjalanan dinas, oleh-oleh selalu menjadi aspek yang kudu dipikirkan. Bukan apa-apa, berada di sebuah tempat dan belum tentu balik lagi adalah sebuah kondisi yang bikin galau. Mau beli sesuatu yang khas, atau toh nanti balik lagi. Demikian pula ketika sedang pulang kampung. Hal sederhana, memang. Namun perihal oleh-oleh khas jelas akan selalu ada di benak para traveler. Nah, mengacu pada travel highlight ini, berikut 4 cara memilih oleh-oleh khas yang tepat.

SUMBER
1. Anggaran
Ini sudah pasti. Tidak mungkin kita backpacker ke Palembang, menginap di terminal Alang-Alang Lebar, tapi bawa oleh-olehnya songket. Ada hal-hal yang tentu saja perlu disesuaikan. Usahakan telah memiliki anggaran untuk oleh-oleh. Jangan sampai, keinginan membeli oleh-oleh membuat kita malah membuat pengorbanan pada perjalanan itu sendiri. Jangan sampai pula perihal oleh-oleh bikin kita bingung sendiri. Makanya, selalu ditetapkan di awal.

2. Tanggal Kedaluarsa
Sebagai mantan evaluator produk pangan, saya harus menyebutkan bagian ini. Saya dan keluarga pernah punya pengalaman konyol ketika membawa geplak banyak dari Jogja, namun karena perjalanan pakai bis, begitu geplak sampai di tempat tujuan, semuanya kedaluarsa. Sungguh sayang sekali. Apalagi, di Indonesia ini banyak oleh-oleh khas yang masa ED-nya pendek, bahkan kadang nggak memungkinkan untuk dibawa karena bakal ED juga.

3. Kemasan
Jangan sampai oleh-oleh malah hancur sepanjang perjalanan dan bikin repot kita. Repot dua kali, repot membereskan, pun repot juga dalam ngeles ke orang yang tadinya mau kita kasih oleh-oleh. Kalau kering-keringan mungkin gampang, tapi kalau sudah berminyak, pastikan kemasan yang diberikan penjual mempermudah kita membawa ke tempat asal kita.

4. Ukuran dan Berat
Meski saya dari Bukittinggi, saya paling malas bawa kerupuk sanjai ketika balik ke tempat kerja. Bukan apa-apa, beratnya sih nggak seberapa. Besarnya itu loh! Makanya saya lebih doyan bawa dakak-dakak saja kalau habis dari Bukittinggi. Tapi kadang saya galau karena tiba-tiba pengen makan jangek, sementara mencari jangek yang baik dan benar di Jakarta juga nggak mudah Ternyata, perusahaan ekspedisi terkemuka, JNE, punya lini sendiri untuk membantu kita-kita yang pengen belanja oleh-oleh khas nusantara secara online. Namanya pesanan oleh-oleh nusantara alias Pesona Nusantara. Di Pesona Nusantara ini kita bisa membeli oleh-oleh khas secara online. Beli online? Ya memang. JNE tampaknya berupaya memperkenalkan produk lokal daerah untuk menjadi skala nasional plus meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi di sektor makanan.


Maka, menjadi manusia di zaman ini begitu mudah dan dipermudah. Sampai memilih oleh-oleh pun mudah. Mau oleh-oleh saja bisa pesan online. Nah, tinggal bisakah kita menyayangi zaman kita dan kemudian tidak melakukan tindakan-tindakan yang merusak alam? Bisa kan? Okesip.

Salam Nusantara!

About Ariesadhar

Apoteker, Auditor Wanna Be dan Author Oom Alfa (Bukune, 2013).

1 komentar :

Lita Rachman mengatakan...

rata2 rata orang kalo beli oleh2 asal beli aja eh ternyata ada tipsnya juga toh hehe.
but nice artikel.



http://litarachman.blogspot.com/