Don't miss

Selasa, 13 Januari 2015

Cara Memutuskan Pacar Dengan Baik-Baik


By on 07.46

Sesuai kata Afghan bahwa jodoh pasti kemana, maka memang kiranya ada jodoh yang kemana-mana. Nah, bagaimana jika yang kemana-mana itu ternyata pacar orang, dan pacar kita ternyata bukan jodoh kita. Satu-satunya cara ya putusin, seperti kata Felix Siauw, "UDAH PUTUSIN AJA!" 

SUMBER

Nah mengutip dari MERDEKA, berikut ada beberapa cara memutuskan pacar dengan baik-baik dan benar-benar. Benar-benar ngawur.

1. Bilang ke dia bahwa hubungan kalian tidak berjalan baik, mungkin mencong. Jelaskan juga pelan-pelan seperti kata Tantri Kotak. Janganlah terburu-buru, kecuali kamu sedang kebelet... kawin.

2. Pastikan kamu memilih waktu dan tempat yang tepat untuk bilang putus. Jangan menggunakan WhatsApp dan bilang, "mulai besok kamu hanyalah teman dan kakak kelasku saja". Itu cara memutuskan paling kampret. Tapi jangan pula di tepi jurang, apalagi sambil menyediakan tali yang sudah disimpul dan digantung di atas pohon.

3. Bilang kalau kamu sebenarnya menyesal minta putus, walaupun sebenarnya kamu menyesal jadian sama dia. Terkadang kenyataan memang pahit, tapi nggak semua orang doyan makan pare. Iya, kan?

4. Kalau kamu punya alasan lain yang mendasari proposal putus, bilang saja. Tapi ya, lihat-lihat alasannya juga. Kalau alasannya karena ada tawaran yang lebih baik, mungkin pacarmu adalah bosmu. Kalau alasannya ingin fokus UN, lihat juga, apakah kamu masih SMA atau sudah beranak dua. Kalau alasannya ingin merawat anak-anak dan suami, itu tandanya kamu selingkuh. Jujur dan jangan ada yang ditutupi. Cukup kemaluan saja yang ditutupi.

5. Jangan egois dan kasar. Jangan banting meja, jangan tarik tangan, tangan cium paksa dengan alasan, "terakhir kalinya". Bilang aje lu masih napsu, cing!

6. Segera sesudah selesai bilang, pergilah. Terutama agar ketika dia bunuh diri oleh Baygon yang kamu sediakan, kamu tidak jadi tersangka. Eh, nggak gitu juga, sih. Kabur dan mlipir itu baik, biar dia lupa. Tapi ya jangan tiba-tiba SMS lagi, "kamu apa kabar? aku kangen kamu!". PRET.

Ya, sudah. Cuma ada 6, sih. Gimana dong? Gitu deh pokoknya.




About Ariesadhar

Apoteker, Auditor Wanna Be dan Author Oom Alfa (Bukune, 2013).

1 komentar :

Fandhy Achmad R mengatakan...

Haha ketemuan dan langsung minta putus tanpa basa basi